Dinas Pendidikan Aceh Sinkronisasi Program Pendidikan Tahun 2019

Nurul Fajar 18 Desember, 2018 0


Dinas Pendidikan Aceh mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi program pendidikan tahun 2018 dan 2019. Kegiatan itu diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan seluruh Aceh.
Kegiatan itu berlangsung dari sejak 11 hingga 14 Desember 2018 di Grand Aceh Syariah yang dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin M Pd, Rabu (11/12).
“Berbagai permasalahan pendidikan Aceh dibahas di sini. Seperti kesejahteraan guru, mutu guru dan siswa, sarana prasarana, anggaran pendidikan, sistem kerja dan pelayanan, pemerataan dan pemetaan guru, rembukda, mulok yang sesuai kearifan lokal dan lain-lain” katanya.
Kadisdik Aceh Syaridin, S. Pd, M. Pd dalam arahannya mengatakan, pendidikan merupakan pusat bagi kemajuan daerah. Melalui pendidikan, masyarakat akan dapat mengetahui ke arah mana Aceh ini akan dibawa.
“tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan program dan kegiatan pendidikan tahun 2018 dan menyamakan persepsi terhadap kebijakan program dan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2019 sebagaimana Qanun Aceh Nomor 1 tahun 2018” ungkapnya.
Syaridin menjelaskan berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, misalnya, pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan tenaga kependidikan melalui pelatihan dan berbagai kegiatan lomba serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
“Kegiatan koordinasi dan sinkronisasi ini sungguh suatu senergi yang baik dalam rangka menghasilkan pengelolaan pendidikan yang bermutu. Sinergi dalam mengembangkan pendidikan untuk semua jenjang pendidikan perlu kita tingkatkan,” kata Syaridin.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi program pendidikan, adalah Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Ketua Majelis Pendidikan Daerah dari 23 kabupaten/kota.
Selanjutnya turut hadir para Kepala Bidang dan Kasie di jajaran Disdik Aceh dan Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh masing-masing wilayah serta ketua organisasi profesi keguruan dan LSM seperti PGRI, IGI Aceh, FIKGA dan KOBAR GB Aceh.
Turut menjadi narasumber dari nasional Sumarna Surapranata, P.hD yang didampingi oleh Anas Adam. Materi yang di sampaikan tentang peningkatan kompetensi guru abad 21.
Dia mengatakan bahwa kompetensi abad 21 yang harus dikuasai adalah 1. Creative 2. Critical thinking 3. Collaboration 4. Communication, 5. Character 6. Cultural 7. Computer.
“7C tersebut sangat penting dikuasai oleh guru abad 21 dalam mendidik anak2 abad 21,” papar Sumarna.|Fikri