Kadisdik Aceh Buka Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru SD dan SMP

Nurul Fajar 19 September, 2018 0


BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin S.Pd, M.Pd, secara resmi membuka pelatihan Kurikulum 2013 (K-13) bagi guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se-Kabupaten Aceh Besar, Minggu (09/09/2018) malam, di Hotel 88, di kawasan Lamdingin, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Pelatihan yang berlangsung sejak 9 hingga 13 September 2018 dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh, diikuti oleh 70 orang guru jenjang SD dan SMP.Pemerintah Aceh menargetkan pada tahun 2018 ini semua jenjang pendidikan di Aceh sudah menjalankan Kurikulum 2013 tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin S.Pd, M.Pd, meminta para peserta pelatihan untuk bersemangat, disiplin dan meningkatkan motivasinya guna mempelajari Kurikulum 2013 ini. “Silahkan berdiskusi dengan siapapun pemateri yang dihadirkan oleh panitia. Pemerintah sudah menargetkan bahwa pada tahun ini untuk semua jenjang pendidikan agar bisa menerapkan Kurikulum 2013, maka dari itu harus segera dilaksanakan disemua jenjang pendidikan,” katanya.
Ia juga meminta agar para guru untuk terus berkreasi dan berinovasi dengan memanfaatkan tekhnologi sesuai dengan perkembangan zaman.  Jika tidak,  maka guru akan tertinggal jauh dengan siswanya yang sudah mulai memanfaatkan ilmu tekhnologi untuk pembelajaran. “Para guru muda dituntut untuk lebih profesional dalam bekerja agar dapat menggantikan peran dari guru yang sudah memasuki pensiun nantinya,” katanya.
Dia meyakini jika para guru  melaksanakan tugas dengan sepenuh hati, maka pada pelaksanaan penilaian GTK berprestasi nantinya, para guru di Kabupaten Aceh Besar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Hal itu juga akan berdampak pada hasil UN yang akan diperoleh oleh siswa nantinya. Karena itu,  sebelum mengajar, guru perlu menyiapkan semua perangkat pembelajaran secara sempurna. “Agar hasil yang diperoleh dapat maksimal,” katanya.
Menurut Kadis, pelaksanaan Kurikulum 2013 bersifat tuntas. Jika tidak tuntas hari ini bisa disambung lagi pada pertemuan selanjutnya. “Setiap memasuki ruang belajar perhatikanlah kurikulum yang sudah dicanangkan. Sebab, jika tidak dapat berakibat mutu pendidikan berjalan ditempat,” tuturnya sambil mengingatkan agar guru menghindari memberikan PR. “Agar PBM sesuai dengan prinsip kurikulum 2013.”
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar, Fata Muhammad, MM mengatakan pelatihan Kurikulum 2013 ini akan diikuti oleh sebanyak lebih kurang 800 guru dari jenjang SD dan SMP yang dibagi dalam 12 angkatan. Setiap angkatan berjumlah 70 orang.
“Untuk tiga gelombang awal yang berjumlah 210 guru kita akan khususkan pelatihan ini untuk guru Pendidikan Agama Islam, PJOK, IPA dan Guru Kelas.Setelah itu akan diikuti oleh guru-guru yang lain dengan tempat yang berbeda-beda. Anggaran pelaksanaan kegiatan ini berasal dari dana otonomi khusus,” jelasnya.
Ia menjelaskan tujuan pelatihan kurikulum 2013 ini guna menumbuhkan minat,  motivasi,  dan kreatifitas para guru untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja profesional dalam mempersiapkan pembelajaran. Serta untuk mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai dengan pendekatan yang telah dijalankan selama proses pembelajaran dilakukan.
Pembukaan pelatihan Kurikulum 2013 ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya Kabupaten Aceh Besar, Dr Silahuddin, M. Ag, Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan ACeh, Zulkifli, S.Pd, M.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Fata Muhammad, MM, Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kabupaten Aceh Besar Cut Jarita Susanti, S. Pd.[]
Penulis : Rizal Fikri TA, S.Pd.I
Editor  : Afrizal