Mengingat Kejayaan Islam Lewat FIRST Agravandalas

Nurul Fajar 9 September, 2018 0


FIRST Agravandalas mengangkat tema Remain the Glory of Darussalam, sekaligus menjadi pengingat kejayaan Kerajaan Islam di Aceh. 

Lhokseumawe – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, secara resmi membuka Festival of Istiqamah Religion and Student art (FIRST) Agravandalas 2018, Sabtu 08 September 2018, di GOR SMA Negeri Modal Bangsa Arun, Kota Lhokseumawe.

Saat membuka kegiatan tersebut, Syaridin mengapresiasi First Agravandalas 2018 sebagai salah satu ajang yang sangat bernilai bagi siswa-siswi di sekolah.

“Ini bagian dari usaha pengembangan dan persiapan mental siswa siswi jenjang SMP dan SMA untuk mengikuti perlombaan-perlombaan sejenisnya. Dengan kegiatan ini, SMA Negeri Modal Bangsa Arun akan lebih dikenal oleh sekolah-sekolah lain di Aceh, Nasional bahkan internasional,” ujar Kadisdik Aceh ini.

Kegiatan yang digelar kelima kalinya itu mendapat dukungan penuh Dinas Pendidikan Aceh karena merupakan ajang untuk mengasah kemampuan siswa. Bahkan, Syaridin menyarankan agar kegiatan ini terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya.

Menurut Syaridin, SMA Negeri Modal Bangsa Arun saat ini memiliki guru-guru senior yang berkompeten, sehingga tidak heran jika sekolah ini mampu membanggakan daerah dengan prestasi-prestasi siswanya dan mutu lulusan yang berhasil bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Kadis Pendidikan Aceh Syaridin pada pembukaan FIRST Agravandalas. | Foto: Ist.

“Saya melihat di sini bungkusan acaranya sangat bagus, kegiatannya dibungkus dengan seni budaya, ilmu pengetahuan dan tekhnologi serta lomba ilmu agama.  Ini sangat bagus karena kemana pun kita pergi tentunya agama yang kita bawa,” ujarnya.

Meski pelimpahan wewenang dari PT Arun ke Pemerintah Aceh belum begitu lama, Syaridin meyakini SMA Negeri Modal Bangsa Arun akan lebih sukses dan mampu menjadi sekolah terbaik di Provinsi Aceh nantinya.

“Bersainglah di setiap even yang dilaksanakan agar dapat mengangkat nama baik sekolah. Kita akan memperhatikan SMA Negeri Modal Bangsa Arun karena sekolah ini merupakan boarding school,” katanya.

Syaridin berharap seluruh siswa dapat mengukir prestasi di semua bidang, baik bidang seni budaya,  ilmu pengetahuan dan olahraga. Prestasi yang diraih siswa siswi SMA Negeri Modal Bangsa Arun patut dibanggakan dan ke depan harus lebih ditingkatkan lagi.

“Tahun 2019 kita sudah ditawarkan menjadi tuan rumah penyelenggaran O2SN. Kita akan melihat kabupaten/kota yang siap selain di Kota Banda Aceh. SMAN Modal Bangsa Arun memiliki GOR yang memiliki empat lapangan badminton sehingga harapannya di sini bisa dilaksanakan even nasional tersebut,” tuturnya.

Kepala SMAN Modal Bangsa Arun Drs Muhammad mengatakan acara first agravas ini diharapkan dapat mengingat masa-masa kejayaan agama Islam di Aceh. “Semoga acara agravas ini dapat berjalan baik dan lancar. Kepada semua dewan juri agar dapat bekerja secara adil dan akuntabel terhadap hasil dari perlombaan ini,” kata Muhammad.

Ketua Komite SMA Negeri Modal Bangsa Arun Mulyadi, MM, mengatakan SMA Negeri Modal Bangsa Arun merupakan titipan dari BUMN yang diserahkan kepada Pemerintah Aceh. Menurutnya,  saat ini banyak fasilitas yang masih kurang di sekolah tersebut yaitu mushala.

Ketua panitia pelaksana First Agravas 2018 Multahadi Ambiya mengatakan tahun

ini pihaknya mengangkat tema Remain the Glory of Darussalam, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak akan kejayaan Kerajaan Islam di Aceh.”Jumlah sekolah yang telah menyatakan ikut serta pada kegiatan first agravas ini yaitu sebanyak 25 sekolah untuk jenjang SMP dan SMA. Seluruh peserta sudah hadir dan siap bersaing untuk menjadi yang terbaik,” katanya menyebutkan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu sejak 8 hingga 10 September 2018, dipusatkan di SMA Negeri Modal Bangsa Arun Lhokseumawe. Jenis kegiatan yang dilombakan meliputi olimpiade fisika, biologi, IPS, matematika, cerdas cermat, cerita pendek, musikalisasi puisi, cipta puisi,  nasyid acapella,  debat Bahasa Inggris, syarhil quran, dan desain poster.[]

 

sumber : http://www.kba.one/news/mengingat-kejayaan-islam-lewat-first-agravandalas/index.html