Pemilihan Duta Kamtibmas Aceh Menjadi Model Bagi Provinsi Lain

Nurul Fajar 8 November, 2018 0


Ajang Pemilihan Duta Pelajar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tingkat SMA/SMK 2018 yang dilakukan Dinas Pendidikan Aceh bersama Kepolisian Daerah Aceh dinilai bisa menjadi model untuk pelaksanaan di tingkat nasional. Ajang ini sudah dilakukan selama dua tahun berturut-turut di tingkat kabupaten hingga Provinsi di Aceh dan patut untuk dicontoh oleh daerah lain di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin, S.Pd, M.Pd saat membuka ajang Pemilihan Duta Pelajar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) jenjang SMA/SMK 2018 tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung, Kamis (8/11/2018) di Banda Aceh.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wadir Binmas Polda Aceh AKBP Arsyad, KH beserta para perwira dan staf dari Polda Aceh, para kepala cabang Dinas Pendidikan Kab/Kota, dan sejumlah kasi dan staf dari Dinas Pendidikan Aceh serta sebanyak 23 pasang duta kamtibmas dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Kadisdik Aceh menceritakan gagasan awal pelaksanaan duta pelajar kamtibmas ini dimulai setelah suksesnya pelaksanaan program Polisi Saweu Sikula (Polisi Berkunjung ke sekolah) yang telah dimulai sejak 2011 silam. Kemudian, pada tahun 2017 baru muncul ide untuk pemilihan duta pelajar kamtibmas di semua kabupaten kota di Aceh.

“Duta Pelajar Kamtibmas yang digagas Polda Aceh bersama Dinas Pendidikan Aceh ini merupakan yang pertama di Indonesia, kegiatan ini akan lebih kita maksimalkan pelaksanaannya, agar para pelajar semakin tumbuh kesadarannya dalam hal ketertiban keamanan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujar Syaridin, S.Pd, M.Pd.
Ia berharap kepolisian daerah Aceh dapat memberikan perhatian khusus kepada para duta kamtibmas yang telah mewakili daerahnya masing-masing, agar dapat diprioritaskan untuk mengabdi kepada Negara melalui penerimaan calon anggota polri setelah mereka tamat dari sekolah nantinya.

“Hal itu dapat membangkitkan semangat pelajar untuk ikut seleksi duta kamtibmas setiap tahunnya. Dua tahun lalu Polda Aceh pernah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dalam hal penerimaan calong anggota polri, namun beberapa tahun belakang sudah tidak lagi, kedepan mohon agar kita juga dilibatkan kembali” pinta Syaridin, S.Pd, M.Pd yang disambut tepuk tangan dari tamu undangan.

Menurutnya, pihak disdik Aceh sangat terbuka terhadap adanya kerjasama dengan Polda Aceh, diantaranya dengan membantu penyiapan ruangan dan komputer untuk pelaksanaan tes CAT penerimaan Polri di Aceh dan lain-lainnya.
“Selain dengan Polri, kita juga sudah menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Aceh dalam hal pemilihan duta pelajar sadar hokum yang akan kita laksanakan pada minggu depan. Adapun tujuan dari kerjasama yang kita lakukan selama ini baik didalam dan luar negeri adalah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Aceh” ungkapnya.

Sementara Kapolda Aceh Irjen Pol S. Djambak yang diwakili Wadir Binmas Polda Aceh AKBP Arsyad, KH mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran akan Kamtibmas kepada para Pelajar, terutama maraknya pemakaian narkoba, pergaulan bebas, tawuran dan berbagai pelanggaran hukum lainnya.

“Lomba ini sebagai salah satu sarana untuk menumbuh kembangkan pelajar sebagai pelopor dan menjadi contoh bagi rekan-rekannya agar tidak terjadi kekerasan dalam lingkungan sekolah, mencegah peredaran gelap narkoba maupun informasi yang dapat merusak pola pikir dan pola tindak dari pelajar,” tukasnya.

AKBP Arsyad, KH menambahkan seleksi Duta Pelajar Kamtibmas merupakan langkah awal untuk mem¬bentuk karakter pelajar yang berwawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme. Menurutnya, para duta ini nantinya ha¬rus bisa menyampaikan pesan-pesan kamtibmas di lingkungan sekolah dan tempat tinggal mereka masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan ini, nanti¬nya akan ada peran serta pelajar dalam menjaga dan memelihara kamtibmas dan ini juga sebagai bentuk sosialisasi serta pembinaan tugas-tugas kepolisian dalam menjaga dan memelihara kamtibmas” jelasnya.|Fikri