Tim Kota Banda Aceh Rebut Juara Pertama Giat PMR SMK Se Aceh

Nurul Fajar 30 Oktober, 2018 0


Tim PMR SMK dari Kota Banda Aceh keluar sebagai juara pertama pada Giat Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Provinsi Aceh 2018. Sementara tim dari Kabupaten Aceh Tengah dan Kota Langsa masing-masing berada ditempat kedua dan ketiga.

Tim PMR SMK Kota Banda Aceh berhasil meraih beberapa juara dalam berbagai bidang lomba yang digelar, diantaranya Mutia Fauziah pada kategori Dara PMR Aceh dan tiga gelar juara II dibidang lomba siaga bencana, pertolongan pertama, doodle art kesehatan remaja dan duta donor darah remaja.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin, S. Pd, M. Pd melalui Kabid Pembinaan SMA dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) Zulkifli, S.Pd, MPd pada saat menutup Giat Palang Merah Remaja (PMR) jenjang SMK se Aceh Minggu (28/10/2018) malam meminta kepada para pelajar yang mengikuti giat Palang merah Remaja ini untuk menjadi duta PMR di sekolahnya masing-masing. Dengan mengajak kepada seluruh siswa lainnya untuk menjadikan sekolah yang bersih, nyaman dan asri agar suasana belajar mengajar menjadi menyenangkan.

“Sekolah merupakan tempat menuntut ilmu, guna memiliki pengetahuan akademik maupun non akademik, selain itu sekolah memiliki peranan sebagai media pengembangan diri, pengembangan kreativitas, dan pembentukan watak atau karakter dari peserta didik,” katanya.

PMR kata Zulkifli, sebagai wadah promosi dan pengembangan anggota muda dari Palang Merah Indonesia (PMI), yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat.

“Anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan bencana kemanusiaan, sektor kesehatan dan kebersihan, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional serta mengembangkan kapasitas organisasi Palang Merah Indonesia (PMI),” imbuhnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut siswa-siswi SMK bisa menambah ilmu dan pengalaman yang sangat berharga, apa yang di dapatkan dapat diaktualisasikan dan dipraktekkan terumatama dalam keluarga, di sekolah dan masyarakat.|Fikri